Gedung Wakaf Al Hidayah MTQ Zaid Bin Tsabit Pusat Pembelajaran dan Pembinaan Pendidikan Al-Qur’an Sebuah Ikhtiar Wakaf Melahirkan Generasi Qurani

Deli Hermanto

3 days ago • 11

Foto: Dok. Istimewa/Deli Hermanto

Gedung Wakaf Al Hidayah MTQ Zaid Bin Tsabit

Pusat Pembelajaran dan Pembinaan Pendidikan Al-Qur’an

Sebuah Ikhtiar Wakaf Melahirkan Generasi Qurani

Oleh: Ust. Abu Abdillah, Lc., S.Pd.

Alhamdulillāh, dengan izin dan pertolongan Allah Ta‘ālā, telah rampung pembangunan dan kini telah difungsikan Gedung Wakaf Al Hidayah di Ma’had Tahfidzul Qur’an Zaid bin Tsabit Kota Payakumbuh—sebuah ikhtiar dan wakaf mulia yang dihadirkan oleh sepasang suami istri, hamba Allah, dari salah satu kota di Sumatera Barat. Semoga Allah senantiasa menjaga dan memberkahi beliau berdua.

Bangunan ini tidak sekadar berdiri dengan dinding dan atap; ia merupakan wakaf dan amanah umat. Semoga bangunan ini semakin kokoh dengan niat yang ikhlas, doa yang tulus, serta harapan agar cahaya ilmu terus menyala dan menerangi langkah generasi penerus umat.

Dirancang sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an, bahasa Arab, dan ilmu syar‘i, gedung ini—insyā’ Allāh—diperuntukkan menampung hingga 120 santri penghafal Al-Qur’an khusus banat, yang merupakan jumlah maksimal santri banat Ma’had, selaras dengan lokasinya yang berada di area banat. Saat ini, 7 lokal telah difungsikan sebagai lokal Al-Qur’an, sementara ruang lainnya dimanfaatkan untuk kantor ustazah, ruang konseling, ruang UKS, ruang ujian Al-Qur’an, serta ruang program unggulan Al-Qur’an PKBM Zaid. Pembagian ruang-ruang ini diharapkan mendukung pendidikan holistik santri, meliputi aspek ruhiyah, akhlak, kesehatan, dan psikologis.

Gedung Wakaf Al Hidayah dipersembahkan sebagai ruang aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi santri banat—tempat bertumbuhnya iman, adab, dan ilmu. Di sinilah ayat-ayat Allah dipelajari, ditilawahkan, dihafalkan, dimurāja‘ah, dipahami, dan diamalkan; di sinilah karakter muslimah dibina melalui tarbiyah yang utuh dan berkelanjutan, sehingga melahirkan muslimah shalihah yang sejati.

Rasulullah ﷺ telah mengingatkan tentang amal yang pahalanya tidak terputus. Dari Abu Hurairah radhiyallāhu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, dan (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Wakaf ini—insyā’ Allāh—menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap huruf Al-Qur’an yang dihafal, setiap ilmu yang diamalkan, dan setiap doa yang terpanjat dari lisan para santri, semoga tercatat sebagai kebaikan tanpa henti bagi para pewakafnya, serta menjadi ilmu yang bermanfaat yang diajarkan di lokal-lokal ini.

Secara fisik, Gedung Wakaf Al Hidayah terletak di sebelah kiri pintu masuk, berada di area banat, dengan luas bangunan 12 × 33 meter (396 m²), dengan rincian:

  • 14 lokal Al-Qur’an, masing-masing berukuran 4 × 4 meter
  • Teras depan dan belakang berukuran 2 × 31 meter
  • Teras samping kiri dan kanan berukuran 1 × 12 meter
  • 6 ruang WC dan kamar mandi

Gedung ini dicat berwarna biru dan putih. Biru melambangkan warna utama MTQ Zaid—keteguhan, ketenangan, dan kedalaman visi. Putih melambangkan kesucian niat dan kejernihan tujuan. Penamaan “Al Hidayah” adalah doa yang hidup: semoga Allah senantiasa menganugerahkan hidayah dan petunjuk kepada para pewakaf, para pendidik, para santri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam amal ini. Diharapkan pula, warna dan makna ini menginspirasi serta menjiwai seluruh aktivitas di dalamnya.

Semoga Gedung Wakaf Al Hidayah benar-benar menjadi rumah cahaya, tempat tumbuhnya hafizhah-hafizhah yang berakhlak mulia, berilmu, dan berkontribusi bagi umat. Dan semoga Allah menerima amal wakaf ini dengan penerimaan terbaik, melipatgandakan pahalanya, serta menjadikannya sebab turunnya keberkahan yang luas. Āmīn.

Ditulis di Sore Ahad

Tatkala Matahari Mulai menuju tempat istirahat

Semoga Allah senantiasa berkahi kita dan Sehat

Sembari berbekal menuju Ramadhan yang sudah dekat

Sudut Kampus Biru, Sore Ahad 08 Februari 2026 Jam 17:20 



Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!